Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka. Foto: ist
KOSADATA — Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengimbau para orang tua untuk aktif memahami minat anak dan melibatkan mereka dalam kegiatan fisik bersama. Langkah itu, kata dia, penting guna mencegah kecanduan gawai dan gim daring.
“Orang tua harus mau belajar, mau terus meng-upgrade diri, termasuk memahami aplikasi-aplikasi online yang digunakan anak. Anak sering kali belajar lebih cepat dari orang tuanya, jadi orang tua harus catch up,” ujar Isyana dalam keterangannya, Minggu,10 Agustus 2025.
Isyana menjelaskan, anak-anak cenderung mencari “cheap dopamine” — kepuasan instan yang mudah diperoleh dari menggulir media sosial atau bermain gim daring. Kebiasaan itu, jika berlebihan, dapat memicu adiksi.
Ia menilai aktivitas luar ruang seperti olahraga bersama keluarga dapat menjadi alternatif sehat. “Dopamin bisa diperoleh dari sinar matahari dan aktivitas fisik. Tubuh manusia didesain untuk bergerak, bukan hanya duduk dan scrolling,” katanya.
Dalam forum yang sama, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, memaparkan program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program ini disiapkan sebagai ruang aman dan inklusif bagi perempuan, anak, dan masyarakat untuk berdaya, belajar, bermain, dan mengembangkan kreativitas.
Menurut Veronica, RBI diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak untuk lebih dekat dengan permainan tradisional, aktivitas kreatif, dan olahraga, sehingga terhindar dari ketergantungan pada gawai.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0