KOSADATA - Sejak diterbitkannya pemberitaan tentang krisis kaderisasi pemimpin pasca pelaksanaan pemilihan presiden Mahasiswa (Presma) di kampus Sekolah tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAI Persis) Garut oleh unit kegiatan Mahasiswa Aksara STAI Persis Garut, selasa 2 Mei 2023 melalui akun instagram resminya (@Aksara.staipigarut), telah menuai berbagai reaksi dari Organisasi Ekstra kampus diantaranya komisariat HMI STAI Persis Garut.
Polemik yang menjadi sorotan oleh Aksara terkait lemahnya kaderisasi organisasi kemahasiswaan sehingga menjadikan proses pemilihan Presma 2023 berujung dengan aklamasi disebabkan calonnya tunggal.
Ketua komisariat HMI STAI Persis Garut Robi Setiawan menilai, pemberitaan tersebut ceroboh disebabkan tidak nyambungnya proses demokrasi di internal kampus dengan mengaitkan ormawa eksternal sebagai diantara biangnya.
"Mereka menulis dua ormawa yaitu HMI dan Hima Persis sebagai organisasi internal kampus. Jelas itu keliru. Lantas dengan kecerobohan itu, melakukan cocokologi yang dipaksakan dengan menarik ormawa eksternal sebagai penyebab lemahnya iklim demokrasi di hajat politik internal kampus. Itu jauh lebih keliru," ujar Robi kepada kosadata.com pada Kamis (4/5/2023).
Robi menambahkan, organisasi eksternal kampus bukan hanya dua tetapi 3, yaitu keberadaan sahabat-sahabat dari KAMMI komisariat STAI Persis Garut.
"Makannya kami heran dengan pemberitaan di area kampus yang dikenal sebagai produsen berita ilmiah dan objektif tapi sekarang terlihat seperti tidak memahami konteks dan alur pergerakan kemahasiswaan di kampusnya sendiri," katanya.
Selain dua kecerobohan itu, mereka juga mengaku tak habis fikir dengan alur referensi
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0