Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Etty Agustijani. Foto: ist
KOSADATA - Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Etty Agustijani memastikan, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta yang menjalankan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah baru 13 persen.
Padahal, Heru Budi Hartono menginstruksikan 50 persen ASN yang tidak terkait langsung kepada layanan masyarakat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan WFH.
"Kalau di SE tersebut yang bileh melakukan WFH yang bukan pelayanan langsung. Nah yang bukan pelayanan langsung itu jumlahnya ada 15.335 orang PNS. Dari jumlah itu kemarin yang melakukan WFH baru 13 persen, sekitar 2000-an," ujar Etty kepada wartawan, Selasa (22/8/2023).
Menurutnya, hal ini disebabkan karena Surat Edaran dari Kementerian PANRB baru terbit. Sehingga, katanya, tidak sedikit ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang seharusnya WFH tetap bekerja di kantor karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.
"Kemudian ada SKPD yang belum bikin jadwal siapa-siapa yang harus WFH. Nah hari ini sudah kita sosialisasikan lagi, mudah-mudahan hari ini kita akan tarik lagi mungkin datanya agak siangan," katanya.
Dari jumlah total ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak hampir 60 ribu, Etty menjelaskan ada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak boleh menjalankan WFH.
"Dari 60 ribu itu di SE ada SKPD-SKPD yang tidak boleh WFH yang pelayanan langsung, kelurahan, rumah sakit, damkar, BPBD,
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0